fbpx

Berusahalah Menjadi Manusia Ruang, Bukan Manusia Perabot

12Mar, 2018

JAKARTA – Hariqo Wibawa Satria (Direktur Eksekutif Komunikonten) menyampaikan tentang media sosial dan diplomasi dalam acara Kenduri Cinta, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 9 Maret 2018. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 hingga pukul 04.20. Acara utama diisi oleh Emha Ainun Nadjib (Cak Nun).

Dalam paparannya Cak Nun menyampaikan agar kita berusaha menjadi manusia ruang, bukan manusia perabot. Maksudnya memberi ruang yang seluas-luasnya bagi orang lain dalam diri kita, jangan merasa merasa tersaingi oleh orang lain, ikhlas.

Terkait media sosial, Cak Nun yang sudah berusia 65 tahun ini mengatakan bahwa dirinya mengetahui ada orang-orang yang membuat konten, membuat judul-judul video yang tidak benar tentang dirinya. Cak Nun mengatakan bahwa dirinya yakin sepenuhnya Allah SWT akan menyadarkan orang-orang yang melakukannya. “Saya tidak setuju dengan yang mereka lakukan pada saya atau pada siapapun, namun saya mencintai mereka”, kata Cak Nun.

Dalam kesempatan yang sama, Mas Sabrang Letto mengatakan saat ini ibaratnya “prasmanan informasi”, kita disajikan berbagai informasi yang sehat dan tidak sehat untuk dimakan, karenanya kita harus memiliki kontrol, filter yang kuat dalam diri kita masing-masing. “Kita harus dan bisa menjadi tuan rumah atas diri kita sendiri”, ujarnya.

Selain Cak Nun dan Mas Sabrang Letto, hadir juga sebagai narasumber Mas Dik Doank, Mas Jafar, Mas Fahmi, dll.

Kami atas nama Komunikonten mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala keramahan, keikhlasan yang diberikan panitia Kenduri Cinta, utamanya seluruh teman-teman yang hadir malam itu, walau hujan tetap bertahan hingga pukul 04.20 pagi.

Banyak yang menangis di akhir acara termasuk kami, terasa benar hidup ini penuh dosa, takabur, kurang bersyukur, kurang silaturrahmi. Terima kasih Cak Nun dan seluruh tim kenduri cinta yang dipimpin Mas Fahmi dan kawan-kawan.

Tinggalkan Komentar