Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengancam akan memblokir aplikasi WhatsApp jika mereka tetap memuat konten Gif porno pihak ketiga (Tenor).

Menanggapi pemblokiran tersebut, Direktur Eksekutif Komunikonten Institut Sosial dan Diplomasi, Harico Wibawa Santria menjelaskan apa yang dilakukan oleh Kemkominfo sudah benar. Namun yang perlu diperhatikan adalah ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap aplikasi WhatsApp sangat tinggi.

“WhatsApp ini ketergantungan (penggunaan) masyarakat tinggi, jadi bila kita perkirakan WhatsApp itu akan ditutup, orang akan mengalami kesulitan berkomunikasi untuk jangka waktu tertentu. Namun masyarakat juga tidak mendapatkan kerugian apapun kalau WA ditutup, aplikasi ini gratis,” jelas pria yang akrab disapa Rico kepada Akurat.co, Selasa (7/11).

Masih menurut dia, ditutupnya WhatsApp dan beralih penggunaan pada aplikasi lainnya bukanlah sebuah masalah berarti. Pengguna hanya perlu waktu penyesuaian untuk menggunakan aplikasi pengganti ketika WhatsApp benar diblokir. Dengan tindakan tegas ini, wibawa pemerintah di mata pengelola asing akan lebih lebih tinggi.

“Jadi itu semua lebih kepada penyesuaian masyarakat saja, dan kita tidak mengalami kerugian apapun dari situ (penutupan WA). Justru wibawa pemerintah itu naik ketika dia berani ambil tindakan tegas, ketika tidak ada tanggapan dari WhatsApp, jelas pemerintah akan memberikan ultimaltum,” Rico menjelaskan.

Beberapa isu yang beredar, banyak pesan ajakan bagi para pengguna smartphone pindah dari aplikasi perpesan WhatsApp untuk menggunakan aplikasi perpesanan Line. Sebagai informasi, pemblokiran aplikasi WhatsApp akan dilakukan pada, Rabu (8/11) besok, ketika aplikasi tersebut tidak memberikan pernyataan terkait konten pornografi yang disajikan pihak ketiga mereka, dalam hal ini Tenor.

Dalam pantauan Akurat.co, layanan Gif di WhatsApp pada Selasa (7/11) jam 18.32 WIB sudah tidak bisa dibuka. Namun beberapa jam lalu masih terbuka, termasuk konten yang berbau pornografi. Kini masyarakat menunggu apakah pemblokiran Tenor itu akan tetap berlangsung atau tidak.

Sumber: tekno.akurat.co

Tinggalkan Komentar